Membawa tasjinjingke dalam kabin adalah cara hemat agar tak terkena tambahan biaya bagasi. Banyaknya aturan bagasi pesawat, termasuk biaya tambahan jika kelebihan muatan membuat banyak traveler pilih bawa tas tangan yang bisa masuk ke dalam kabin. Namun, aturan membawa tas ke dalam kabin pun tak kalah rumit.

Ada sejumlah aturan membawa tas kecil ke dalam kabin yang terkait dengan keselamatan. Tas tangan atau hand bag adalah hal yang umum dibawa oleh penumpang pesawat. Ada hal yang harus dilakukan dan tidak boleh dilakukan jika membawa tas ke dalam kabin pesawat.

Penulis Christopher Bartlett mengungkapkan dalam bukunya "Plane Clever" yang berisi hal hal yang seharusnya tidak dilakukan penumpang di pesawat. Dia menjelaskan, jika terjadi evakuasi darurat, penumpang tidak boleh membawa tas kecil mereka. "Tinggalkan semua barang bawaan!" tegas Bartlett dalam bukunya.

Namun, banyak penumpang mengabaikan instruksi ini dan nekat membawa barang tas mereka saat menuruni seluncuran dalam evakuasi darurat. "Hal itu justru menempatkan mereka dan penumpang lain dalam bahaya," tulisnya. Ada 41 orang tewas ketika pesawat melakukan pendaraatan darurat di bandara internasional Moscow, 5 Mei 2019.

Rekaman video menunjukkan penumpang melarikan diri dari pesawat dengan tas mereka. Terlihat pesawat Sukhoi Superjet itu kecelakaan saat mendarat di Bandara Sheremetyevo dan terbakar dengan kondisi mengerikan. Jika traveler khawatir dengan barang berharga di dalam tas, ada beberapa tips yang bisa diikuti.

"Naik pesawat terbang memang aman dan evakuasi darurat jarang terjadi, tapi tidak ada salahnya mengantisipasi jika kita diperintahkan melakukan evakuasi," kata Bartlett. "Barang penting seperti resep obat hingga paspor simpanlah dalam saku atau kantong kecil yang mudah dijangkau. Tas tangan atau tas jinjing jangan terlalu besar," ujarnya. "Pilih mana yang benar benar penting saja. Hal ini sama seperti jika kamu punya materi penting di komputer, dan harus menyalinnya ke beberapa media penyimpanan untuk mengantisipasi hal tak diinginkan."

Seorang pilot bernama Patrick Smith juga mengungkapkan realita di lapangan saat kondisi darurat dalam bukunya yang berjudul "Cockpit". "Seluncuran evakuasi sangat curam, dan kamu mungkin tidak pernah melihatnya," tulis Smith. "Alat ini tidak dirancang untuk kenyamanan atau bersenang senang, tapi untuk tujuan lain selain mengosongkan pesawat dari penumpang secepat mungkin."

"Bayangkan saat kamu turun dari ketinggian gedung dua lantai (untuk kasus jet berbadan lebar), harus cepat dan penumpang lain ada di depan atau belakangmu," tulisnya. "Orang mungkin tidak sempat memikirkan tas mereka. Selain itu, tas juga bisa menyebabkan cedera atau memperlambat evakuasi."

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *